anak bangsa = adik kita , Amin Prasetya
Kurang lebih setahun lalu, komunitas SSCM (Save Street Child Malang, komunitas peduli anak bangsa) menemukan Amin.
Kunjungan kakak2 SSCM dengan susu memberikan arti kehangatan dan kebahagiaan bagi mereka, hingga mereka mau liburan bersama dalam rangka acara "Happy Vacation" ke Eco Green Park, Batu. Liburan edukasi ini jadi moment tak terlupakan bagi Amin.
Hari Jumat malam setelah kedekatan mulai terjalin dari program program sebelumnya, Amin dan teman2nya mulai mau diajak belajar di emperan toko. Sekedar mengingat angka dan Pancasila kakak2 SSCM bekalkan pada mereka, dengan modal sebuah buku dan pena mereka bahagia menuliskan ilmu yang mereka dapat malam itu. Hingga suatu hari kakak2 SSCM dibuat tercengang bangga. Amin yang biasanya pergi ke warnet hanya untuk tidur, mulai menggunakan kemampuannya mengakses internet untuk membuka situs pelajaran kelas 1 SMP. Amin yang suka IPA menuliskan di buku yang telah ia miliki satuan2 dasar dan alat ukur sederhana. Sebuah haru dan bangga dihati, Amin yang hanya lulusan SD punya semangat belajar yang besar, Amin ingin melanjutkan ke SMP seperti anak-anak pada umumnya.
Sebuah ajakan bermain ke basecamp SSCM, disambut gembira oleh Amin. Beberapa hari tinggal di basecamp, Amin makan bersama penghuni basecamp dengan menu lalapan ayam. Amin makan dengan lahap hingga hanya tersisa ayamnya. Sebuah pertanyaan dilontarkan penguhi basecamp, "kenapa ayamnya tidak dimakan?" . Jawaban lugu Amin saat itu menampar hati, "soalnya aku jarang makan ayam, jadi ayamnya harus dinikmati".
Sampai saat ini, setahun sudah Amin tinggal bersama kak Ayik, kak Taufik, kak Roni, kak Yus dan Kak Aji di basecamp. Hidup sederhana ala anak kontrakan Amin jalani dengan penuh syukur. Amin yang telah lama mandiri tinggal dijalanan menjadi semakin mandiri walau perlu sedikit teguran untuk meluruskan aturan, aturan yang membuatnya semakin disiplin merawat dan menjaga diri sendiri.
Kembali ke SMP di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) disaat umurnya sudah 15 th tidak jadi masalah baginya. Bergabung dalam SSB (Sekolah Sepak Bola) 3x seminggu menjadi agenda hiburan baginya.
Seminggu lalu Amin minta lem, dia bilang sepatu bolanya sudah "mangap". Walau sudah di lem, sepatunya masih seperti itu, Amin akhirnya lebih memilih membawa sepatunya ke tukang sol daripada meminta sepatu baru. Padahal seminggu depan akan ada agenda uji coba bersama tim sepak bolanya.
Malam tadi, kakak2 SSCM sepakat memberinya sepatu bola baru sebagai kado ulang tahunnya ke-16 hari ini. Tepat pukul 00.00 sebuah iringan gitar lagu selamat ulang tahun, sepotong kue dengan hiasan lilin dan kado sepatu bola dijadikan sebuah kejutan kecil untuk Amin. Tangis haru dan bahagia dari Amin yang baru merasakan kejutan ulang tahun dan baru pertama kali menerima kado setelah 16 th turut membuat kami bahagia.
Amin Prasetya, mungkin dulu orang tuanya memberi nama Amin agar kelak nanti doaNya selalu dikabulkan Tuhan.Selamat ulang tahun Amin, segala doa terbaik dari kami untukmu, agar engkau kelak menjadi anak kebanggaan semua orang dengan prestasimu.
Penuh sayang dari kakakmu, Indri Maharani. 10.September.2014
Aku lupa siapa yang pertama interaksi sama Amin, tapi menurutnya kakak2 SSCM yang menemukannya adalah Kak Dinar yang memberinya susu kotak.
Bagi Amin dan teman2nya yang biasa mengais rejeki di perempatan Rampal, susu adalah sebuah minuman langka.Kunjungan kakak2 SSCM dengan susu memberikan arti kehangatan dan kebahagiaan bagi mereka, hingga mereka mau liburan bersama dalam rangka acara "Happy Vacation" ke Eco Green Park, Batu. Liburan edukasi ini jadi moment tak terlupakan bagi Amin.
Hari Jumat malam setelah kedekatan mulai terjalin dari program program sebelumnya, Amin dan teman2nya mulai mau diajak belajar di emperan toko. Sekedar mengingat angka dan Pancasila kakak2 SSCM bekalkan pada mereka, dengan modal sebuah buku dan pena mereka bahagia menuliskan ilmu yang mereka dapat malam itu. Hingga suatu hari kakak2 SSCM dibuat tercengang bangga. Amin yang biasanya pergi ke warnet hanya untuk tidur, mulai menggunakan kemampuannya mengakses internet untuk membuka situs pelajaran kelas 1 SMP. Amin yang suka IPA menuliskan di buku yang telah ia miliki satuan2 dasar dan alat ukur sederhana. Sebuah haru dan bangga dihati, Amin yang hanya lulusan SD punya semangat belajar yang besar, Amin ingin melanjutkan ke SMP seperti anak-anak pada umumnya.
Sebuah ajakan bermain ke basecamp SSCM, disambut gembira oleh Amin. Beberapa hari tinggal di basecamp, Amin makan bersama penghuni basecamp dengan menu lalapan ayam. Amin makan dengan lahap hingga hanya tersisa ayamnya. Sebuah pertanyaan dilontarkan penguhi basecamp, "kenapa ayamnya tidak dimakan?" . Jawaban lugu Amin saat itu menampar hati, "soalnya aku jarang makan ayam, jadi ayamnya harus dinikmati".
Sampai saat ini, setahun sudah Amin tinggal bersama kak Ayik, kak Taufik, kak Roni, kak Yus dan Kak Aji di basecamp. Hidup sederhana ala anak kontrakan Amin jalani dengan penuh syukur. Amin yang telah lama mandiri tinggal dijalanan menjadi semakin mandiri walau perlu sedikit teguran untuk meluruskan aturan, aturan yang membuatnya semakin disiplin merawat dan menjaga diri sendiri.
Kembali ke SMP di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) disaat umurnya sudah 15 th tidak jadi masalah baginya. Bergabung dalam SSB (Sekolah Sepak Bola) 3x seminggu menjadi agenda hiburan baginya.
Seminggu lalu Amin minta lem, dia bilang sepatu bolanya sudah "mangap". Walau sudah di lem, sepatunya masih seperti itu, Amin akhirnya lebih memilih membawa sepatunya ke tukang sol daripada meminta sepatu baru. Padahal seminggu depan akan ada agenda uji coba bersama tim sepak bolanya.
Malam tadi, kakak2 SSCM sepakat memberinya sepatu bola baru sebagai kado ulang tahunnya ke-16 hari ini. Tepat pukul 00.00 sebuah iringan gitar lagu selamat ulang tahun, sepotong kue dengan hiasan lilin dan kado sepatu bola dijadikan sebuah kejutan kecil untuk Amin. Tangis haru dan bahagia dari Amin yang baru merasakan kejutan ulang tahun dan baru pertama kali menerima kado setelah 16 th turut membuat kami bahagia.
Amin Prasetya, mungkin dulu orang tuanya memberi nama Amin agar kelak nanti doaNya selalu dikabulkan Tuhan.Selamat ulang tahun Amin, segala doa terbaik dari kami untukmu, agar engkau kelak menjadi anak kebanggaan semua orang dengan prestasimu.
Penuh sayang dari kakakmu, Indri Maharani. 10.September.2014


A great story from a great big sister for her great lil brother..
BalasHapusThere's nothing I can say, I just wanna say BIG THANKS for all member save street child malang.. for all great brothers and sisters.. for all experiences and knowledges that all of you gave for our lovely "child"... thank you so much.. :*
Our love = more than words.
BalasHapusOur love for our street child = more than everything